Saturday, December 27, 2008

angelica

angelica...aku sangat ingin bahagia
bahagia hari ini dan selanjutnya
maupun bahagia untuk sedih selanjutnya
untuk penantian setiap tanya
yang tak sekedar kata, tapi rasa
yang terus berlanjut terhadap makna
menunggui indahnya
seperti pelangi saat senja
atau aurora digelap gulita
sesempurna alam dan isinya
rangkaiannya juga keserasiannya
walau fenomena kadang menerpa
aku ingin merasa
aku ingin bahagia...



pengejaran akan ingin memilikinya
karena mata terperdaya
kalbupun menggelora
kuikuti langkahnya
tersandung pun kubahagia
agar ia mampu menjelma
membawa cahaya bagiku dan semua

dengan raga kan kutunggu ia
sampai waktunya kutunggu setia
aku mungkin picisan nuansa
aku mungkin si gila yang terlupa
dimana-mana kutebar kata
untuk satu cinta

langkah kedepan dalam persepsi makna
penyatuan dunia dengan dua langkahnya
tanggung jawab ku bagi raganya
setia inginku lembut dari jiwanya
dan mampu menerima nyata dunia

setiap kalbu yang merindu
ingin merasakan bangkitnya cahaya
sesempurna hadirnya, sesempurna hadirnya
ketika terbuka misteri dan rahasia

21 comments:

  1. buat putty angelica nih ya?keren bro...

    ReplyDelete
  2. “Maaf jika aku terlalu dingin malam ini.” Angin terus menari-nari di ruangan itu. Menyentuh segala yang ada di tempat itu.
    “Tahukah kamu wahai gadis kecil, aku memiliki sebuah rahasia bahwa aku sendiri sebenarnya tidak pernah tahu seberapa dingin diriku karena sebenarnya bukan aku yang membuat diriku menjadi dingin, tapi salju yang menyentuhku, bukan pula salju yang membuat dirinya menjadi dingin, mataharilah yang enggan membagi panasnya pada air, bukan pula matahari yang enggan membagi panasnya, tapi bumilah yang agak memalingkan mukanya.” Angin berseri-seri.
    “Seandainya saja kamu mampu memahaminya; segala sesuatu selalu terkait satu sama lain dan tidak ada yang patut disalahkan. Masing-masing dari kami sebenarnya tidak ingin menjadi diri kami yang sekarang,” nadanya melemah.
    “Seperti aku misalnya, aku sebenarnya tidak ingin menjadi sedingin sekarang karena aku takut mengganggu tidurmu. Tapi, ternyata dari semua ketidakpedulian dan keterpaksaan itu munculah kami, alam.”
    Angin masih dengan gayanya yang lincah. Dia meliuk dan menukik menjelajah semua sudut ruangan itu. Sementara bagian lain dari dirinya terus saja membuai si gadis.
    “Aku akan turut menjaga mimpimu malam ini seperti bulan dan bintang.” Angin masih tersenyum dengan ramah...

    ReplyDelete
  3. semilir angin ini menerpa wajahku..
    menyadarkan aku dari lamunanku..
    tak sedikit sakit yang telah ku lalui..
    tak sedikit luka yang merejam di lubuk hati..

    tapi, semua seakan tlah berlalu..
    seiring hembusan pelan sang waktu..
    membimbingku bangkit dari luka..
    membimbingku tegak menatap angkasa..

    kau, membuatku merindukannya..
    kau, membuatku mengingatnya..
    dan kau, kau, dan kau, kau, kau, kau, kau, kau..

    udah ah, ntar "kau"nya gak bisa berhenti lagi..
    hehehe
    berkunjung nich di siang bolong, karena lagi gak ada amanat dari bos, jadi hari ini nganggur..

    ReplyDelete
  4. dor dor hatiku terkuak ketika peluru itu menembusnya...
    matikah aku atau ini hanya mimpi-mimpi yang terkubur..

    Salam KoMpaaK

    ReplyDelete
  5. wah siip buar siapa tuh puisinya...

    ReplyDelete
  6. #makasih tuk GADIS:
    coba kira2 untuknya apa lampunya?

    #makasih tuk SANG PENYAMUN:
    sapa dulu gurunya sang pujangga eh sang penyamun

    #makasih tuk PUTTY ANGELICA:
    ya udah di pendem juga gpp

    #makasih tuk ANDI8LUMUT:
    rasa, semuanya juga bisa.

    #makasih tuk PUTTY ANGELICA:
    mungkin suatu saat kau akan memberi tau mimpimu sebagai jawaban dari alam, saat itu juga mungkin dirimu tak sedingin kelam malam ini...,

    ......ketika edmund mulai berbicara seperti manusia, terhentak kaget tuannya sambil memandang dengan polos matanya. dan edmund pun berkata kepada tuannya, "mengapa diriku penuh misteri dan rahasia?" sang tuan yang senang misteri dan rahasia menggeleng tak berdaya walau pikirannya terlihat penuh tanya, tanya dan tanya?. ingin edmund menjelaskan bahwa ia melihat beetlebum dan betelgeuse terlalu tinggi kah tanyanya!, dan apa maksud dari cerita pelangi disaat senja dan aurora di gelap utara bisakah kau memahaminya?..... (tunggu2 edmund kau buat aku pusing, sela sang tuan)... edmund pun tersenyum. sambil mendekati sang tuan dan berbisik lembut, “lihat tangan kita sama lembutkan”, sang tuan mengangguk sambil mengelusnya dengan nyaman, edmund melanjutkan kata “walau kita berdua misteri dan rahasia namun kau lebih sempurna dari aku”. lihat batu2 yang mampu kurubah menjadi apel yang kau nikmati dengan lahapnya dan kau pernah berkata tentang sulap2 yang membalik kembali pertanyaan mu dalam hati hanya itu segitu sempurnaku.

    sang tuan kembali bertanya sambil memeluk edmund dan berkata “edmund kamu ini bicara apa...apakah kau sedang mabuk atau sudah gila?” edmund tersenyum tak menjawabnya, karena edmund mungkin tau, tanyanya itu sekedar mengujinya bukan karena ketidak tauannya. sebelum turun dari pelukan sang tuan edmund meninggalkan kata -“tampak cakar di minda” kau terluka disilang dada-. aku(edmund) menutup mata melihat misteri dan rahasia, namun aku(edmund) berkata tanda silang yang ku gores harus kau lihat sebagai tambahan tanda juga dan aku akan selalu setia menjaga rasa bukan untuk kemauanku semena-mena tapi inginku yang semata-mata.................

    (sorry ini pertama kalinya aku nulis yang kaya begini ini nih jadi agak semrawut gpp ya he3....)

    #makasih tuk RAMPADAN:
    siapa kau,kau,kau,kau,kau..........

    sudahlah
    biarkan saja
    bila aku merindukannya
    suatu saat juga ia merindukanku
    (membawa positifnya)

    #makasih tuk GOMBLOH:
    agh... agh... agh.... aku kena bro
    cerita dari mimpi bisa terkubur
    tapi makna yang kucari
    kuingin berkata kau tak punya hati
    tapi aku yang mungkin lebih tak mempunyai
    seandainya aku lebih mengerti kamu....

    salam damai juga daRi saya Broo...

    #makasih tuk DEVIANTY:
    ya udah, untuk yang di gambar aja kali ya....

    ReplyDelete
  7. emmmm emmmm ....
    si grandong piaraannya mak lampir
    si cebong mampiiiiir

    *wackz di sambit sendal
    lo yg paling ga bisa puitis Bong
    T_T

    ReplyDelete
  8. Mampir di siang bolong bro..
    Maaf ya bro, warna warna di template gue gak bisa di edit..
    Jadi ya diriku harus mau nrima apa adanya..
    Kalo bisa di edit, pasti dah tak edit dr kemarin kemarin bro..
    Makanya, tahun baru ntar mau ganti template, tp masih bingung pilih yang mana?

    ReplyDelete
  9. #makasih tuk CEBONG IPIET:
    malaikat putih memeluk meong
    makasih, ebong
    tapi sajak nya masih mantep 'bong.

    #makasih tuk RAMPADAN:
    siap bro, oooo gitu ya... siiip ditunggu, n janji harus lebih cool ya bro, n smangat truuuus.

    ReplyDelete
  10. hmmm.... rasa yang menggelora pada diri angelica, sayang kalo dibiaskan. semoga kamu bahagia kawan.!!

    ReplyDelete
  11. #makasih tuk ROE:
    Aku gak bisa jawab banyak Roe. tapi yang pasti aku, kamu, dia, dan semua pasti ingin bahagia.

    ReplyDelete
  12. malikat putih memeluk kucing...
    malam ini kepalaku puciiiingg....

    ReplyDelete
  13. udah buanyaak banget yang kasih koment win milih baca aja ahh.... sang pujangga makin puitis aja neh

    ReplyDelete
  14. #makasih tuk PUTTY ANGELICA:
    enak banget dipeluk malaikat putih
    biar kena timpuk tetep nekat ga mau pergi
    (asal jangan aku ditembak mati ya, he3....)

    #makasih tuk DWINACUTE:
    makasih, tapi pujangganya masih muda dan suka nyeleneh. he3....

    ReplyDelete
  15. wahhh..disini penuh dengan puisi romantisssss
    salut buat semua yang pinter2 bikin nihhh

    ReplyDelete
  16. #makasih tuk ATCA:
    makasih buat atca juga yang dah mau baca2...

    ReplyDelete
  17. putty angelica ... ??? kayak kenal ...

    ReplyDelete

silahkan berkomentar?
jangan pergi dari sini sebelum meninggalkan kata-kata.