Friday, December 19, 2008

malam dewi rembulan

mengingatmu kembali
membuatku tersenyum
sinarmu sejuk rembulan
sinari gelap tangisku

kaulah yang terhebat
bagai karang di deburan rindu
keras melawan untuk tak hancur
namun sela ronggamu bisa menerima

aku yang hina
yang patut menyanjung
terindah dari yang Maha
tertinggi dari jenisnya

aku yang hina
tak mungkin menjadi dewa
yang memanahmu bagai arjuna
yang membuatmu tak lupa

aku yang hina
akulah, aku yang seharusnya
yang tak pernah dilihat dunia
namun kau tau aku cinta

kurasakan sinarmu rembulan
aku yang hina penjaga setia
jangankan bagian tubuhmu yang hilang
jemarimu lepas saja tak kubiarkan

engkau adalah mulut dan bibir keabadian
untaian dan jari-iari waktu
misteri dan pemecahan kehidupanku

satu sinar yang membuka semua



my poem for goddess:
walau tak seindah dirinya
yang telah memberi inspirasi
yang telah mengajarkan hati
ku coba menghargai
ku coba menghormati
semua yang ingin dimengerti
"i miss you too"

mungkin puisi ini GR hatiku, yang penting aku senang.

14 comments:

  1. Dewi Rembulan slalu tertutupi awan, gakpernah terlihat jelas oleh pandangan........wuahahhaa...,
    *GRGUBRAK*

    ReplyDelete
  2. Abang lengkapi puisinya Den ....



    Engkau adalah mulut dan bibir keabadian ...
    Untaian dan jari-jari waktu ...
    misteri dan pemecahan kehidupanku ...


    *lanjutttttt ....

    ReplyDelete
  3. jika kau ingin jadi pangeran dihatiku..nyanyikan satu tembang untukku*gubrak!*gak nyambung buanget ya?hi..hi..

    ReplyDelete
  4. #makasih tuk penyamun:
    susah emang kalau bicara nafs bro, coba???

    #makasih tuk Abang Andi:
    siap, abang lanjut... demi perjuangan cinta

    #makasih tuk goddess:
    lagu.....??? ,
    ya udah denger aja............
    api cinta yang tak pernah mati
    di dalam setiap hati tercinta
    untuk semua yang memendam rindu
    untuk semua yang sedang merindu
    untuk semua yang belum menyatu
    untuk semua yang sudah menyatu
    untuk semua yang berusaha menyatu
    untuk semua yang gagal menyatu
    yang ada dimalam minggu

    ReplyDelete
  5. abang tambahain ya Den ...

    3. Persatuan Indonesia
    4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dst ..

    Lanjuttttt ...

    ReplyDelete
  6. hmmm pda ngomonk apa ya :) kok bulan merindu mmmm mirip lagu dangdut :) maafin ya

    ReplyDelete
  7. #makasih abang:
    he3... pancasila,

    #makasih kapanpun:
    ya udah deh goyang aq duyu....
    di malam minggu

    ReplyDelete
  8. hmmm hmmmm ada yg nyapa saya yak
    kenalin dewi mars *halah*
    makasih ud di link yak
    uda ebong link balik

    ReplyDelete
  9. dewi rembulan baru muncul nih. tapi sekarang mau tenggelam lagi. moga esok bersinar uang,he..he..

    ReplyDelete
  10. #makasih tuk cebong ipiet:
    sama2 bong, kalau dewi mars mana nih kalau dewi mars dendi gmana, he3......

    #makasih tuk goddess:
    satu sinar yang membuka semua, kau tampakan atau sembunyikan cahyamu tetap aku akan selalu mendukung semangat langkahmu, menjadi purnama yang terlihat ceria.........

    ReplyDelete
  11. oh...kamulah teka-teki,
    sulit tiada akhir,
    indah, meski pait,
    kuselesaikan dengan hati...

    ReplyDelete
  12. #makasih tuk suryaden:
    kaya "jendral tian feng" aja jawabku bro......

    ReplyDelete
  13. .............
    Dia tak tahu keberadaanku
    Si Dia tak tahu sebagian hatimu
    Salahkah aku membiarkanmu
    Salahkah aku melepaskanmu

    .............


    **oia kata Rembulan masih aja laku ya buat ngerayu Cwe, padahalkan rembulan itu aslinya???? wkwkkkkwk :D #b'canda :D

    ReplyDelete
  14. #makasih tuk katakataku:
    (wah makasih buat diri sendiri nih???, ko gak pake nama profile?)

    (dewi rembulan) ini merupakan anugrah buat yang belum punya rasa & ia bang,rembulannya kok gak dipakain dewi(goddess) sih, coba kalau dewi pasti????? :D

    ReplyDelete

silahkan berkomentar?
jangan pergi dari sini sebelum meninggalkan kata-kata.